16 Mar 2014

Hubungan Ilmu Budaya Dengan Sistem Informasi (Ilmu Komputer)



Mungkin banyak orang awam berpendapatan “untuk apa ilmu budaya dengan komputer?” dan mungkin ini dikalangan pelajar ilmu komputer pun terjadi. Jika ditanya buat apa? Sudah pasti memang karena ada hubungannya. Baik dari segi fisik, maupun mental. Jika kita ulas ini akan menjadi topic yang seru, sebab kita akan membuat 2 hal yang masig-masing dapat membuat diri kita menjadi addict, iya addict. So tanpa lama lagi mari kita bahas relasi antara ilmu budaya dengan Sistem informasi.

Salah satu yang menurut saya penting dan mendasar dari fungsi adanya ilmu budaya ini adalah, menyadarkan kita sebagai manusia bahwa kita memiliki kehidupan, kebutuhan dan hubungan dengan orang lain. Point inilah yang menjadikannya sangat penting, seperti dibilang sebelumnya komputer dapat membuat seseorang menjadi addict. Karena itu dibutuhkan “pengerem” agar para pelajar Sistem informasi tidak akan hanya menghabiskan waktunya di depan komputer yang kebanyakan dari isinya adalah fana, dan memaksanya agar keluar sesaat dari rutinitasnya untuk saling menyapa, bersosialisasi, dan bertukar pikiran secara tatap muka.

Dan selain dari aspek yang bersifat pribadi seperti point-point diatas, ada juga dari sisi karier. Karena cepat akan lambat pelajar Sistem informasi akan berkarier dengan menyediakan program-program rancangannya untuk pelanggannya. Dimana dia sendiri sebagai developer harus tau tujuan programnya untuk apa dan bagaimana prosesnya. Bagai mana caranya? Ada 2 cara yang harus dilewati. Pertama dengan mengetahui budaya yang ada disekitar pelanggan kita, dua dengan cara bertanya langsung tentang seluk beluk apa yang diperlukan si pelanggan. So tentu sudah pasti kedua cara ini harus dilakukan dengan adanya kontak langsung dan bersosialisasi sehingga kita dapat mengerti.

Jadi pendapat saya pelajaran ini memang sangat dibutuhkan, karena secara tidak langsung memang inilah “skill pasif” yang dibutuhkan seorang calon programmer ataupun calon pekerja apapun yang memang nantinya pasti akan berhubungan dengan orang lain, dan akan adanya relasi diantara kita. So tidak salah jika memang pelajaran ini dikatakan soft skill

Dan sekian ulasan singkat saya tentang “Hubungan Ilmu Budaya dengan Sistem Informasi (Ilmu Komputer)” mudah-mudahan akan membuka pikiran kita tentang sudut pandang “mengapa pelajaran ini dibutuhkan di Ilmu komputer?”. Dan akhir kata saya ucapkan. Wassalam

Sumber : Alam Surya Wijaya

0 komentar:

Posting Komentar